Sunday, March 22, 2009

definisi Latex

Apa itu LaTeX ?

TEX adalah bahasa pemrograman yang diciptakan khusus dan menjadi bagian utama dari sistem pengaturan teks hasil pengetikan (typesetting system) yang menghasilkan dokumen/publikasi teks dan matematis yang berkualitas. TEX diciptakan oleh Prof. Donald Knuth sekitar tahun 1978. Pada tahun 1985 Leslie Lamport di Digital Equipment Corporation menciptakan LATEX. LATEX merupakan user interface dari TEX. Leslie menciptakan LATEX untuk mengotomatisasi semua perintah umum untuk menyiapkan sebuah dokumen.

Mengapa LaTeX sangat portable ?

LaTeX dianggap sebagai format dokumen yang portable karena file *.tex akan menghasilkan hasil yang sama persis di platform manapun dia di-compile. Jadi tidak akan terjadi kesalahan format isi dokumen seperti saat kita membuka file *.doc pada open office.

Apakah LaTeX berguna bagi kita ?

Tentu saja LaTeX sangat berguna bagi kita saat kita hendak membuat suatu karya ilmiah, paper, skripsi, atau bahkan buku. Karena dengan LaTeX kita dapat memformat bentuk dokumen kita menjadi artikel, buku, laporan atau bahkan surat dengan sangat mudah.

Apakah LaTeX itu sulit ?

LaTeX sangatlah mudah dipelajari jika kalian ingin belajar lebih lanjut tentang LaTeX maka kunjungilah situs ini :

http://miktex.org/

Di sini kalian dapat mendownload MikTex untuk sistem operasi Windows. Untuk sistem operasi Linux biasanya sudah ada bila kalian menginstall linux dengan lengkap.

Read more...
separador

MATLAB Mengangap

Nah, MATLAB itu punya bugs.

Kalau kaga ada bugs, hidup tidak berkesan.


Kisah ini bermula dari keinginanku, membuat MAtriks Jacobian pada persamaan Denavit Hartenberg untuk lengan robot dengan 7 sendi. Bahasanya kok rumit, ya?

Aku sudah berhasil mempermudah penghitungan Matriks Jacobian untuk posisi ujung lengan robot, bahasa canggihnya adalah end effector. Namun kebingungan dengan orientasi ujung lengan robot. Matriks Jacobiannya terlalu rumit untuk diturunkan, kayanya butuh satu lapangan sepakbola kalau aku menulis dengan tangan.

Aku berpikir gunakan MATLAB Symbolic Toolbox.

Apakah hasilnya memuaskan.


Masalah pertama,

aku mencoba mencari apakah menggunakan persamaan translasi yang diper-"mudah" dan persamaan translasi menggunakan perkalian biasa.

Perkalian biasa artinya 7 matriks frame Denavit Hartenberg dikalikan biasa. Satu matriks frame terdiri dari 4 perkalian matriks, yaitu rotasi terhadap sumbu z, translasi pada sumbu z, translasi pada sumbu x, dan rotasi terhadap sumbu x. Total matriks terlibat adalah 7 kali 4, sama dengan 28 matriks!!!

Persamaan translasi diper-"mudah", adalah mengambil elemen rotasi dari 7 matriks frame saja, dan dikalikan seperlunya dengan elemen translasi dari 7 matriks frame, dengan cara looping sana-sini.


Nah, aku membandingkan kedua cara.

Caranya

Check1 = (Matrix_A == Matrix_B)

Matriks A tidak sama dengan Matriks B.

Mula-mula hasilnya beda, lho?


Lalu aku gunakan "simplify".

Caranya

Check2 = (simplify(Matrix_A) == simplify(Matrix_B))

Hasilnya sama. Oh, ternyata matriksnya harus di-"simplify" dulu.


Ternyata di lain waktu, aku temukan kekacauan simplify ini, yaitu di masalah kedua.


Masalah kedua,

Aku mencoba penurunan. Partial Differential dibutuhkan pada persamaan Jacobian Matrix.

Aku mencoba persamaan

diff(Matrix_A,q1)

lalu q2, q3, dan seterusnya hingga q7.


Lalu aku bandingkan dengan

diff(Matrix_B, q1)

pakai simplify juga, hasilnya beda.


Uniknya lagi ada kasus seperti ini

for nn = 1:7

Check3 = (simplify(diff(Matrix_A, qi(nn)) == simplify(diff(Matrix_B, qi(nn))))

end


for nn = 7:-1:1

Check4 = (simplify(diff(Matrix_A, qi(nn)) == simplify(diff(Matrix_B, qi(nn))))

end


Persamaannya sama cuma urutan increment-nya beda.

Seharusnya hasilnya sama.

Akan tetapi hasilnya berubah-ubah. ada komponen yang sama dan ada komponen yang beda. Dan hasilnya tidak konsisten, kalau aku "Run" berkali-kali.

Ini adalah bugs dari "simplify" pada MATLAB Symbolic Toolbox. Dugaan saya simplify menggunakan algoritma yang memakai random generator dan memiliki time out, sehingga hasilnya belum tentu optimal.

Lalu aku menggunakan "simple" untuk menggantikan "simplify". Hasilnya jadi masalah ketiga.


Masalah ketiga,

Ternyata oh ternyata, "simple" menyebabkan MATLAB is busy dan suhu komputer meningkat drastis dan bunyinya nyaring. Dan bukan hasil yang kudapat akan tetapi komputer yang panas.


Jadi kawan-kawan, kalau MATLAB bilang "simple", itu artinya bukan mudah, dan kalau bilang "simplify", itu artinya bukan mempermudah. Malah bisa mempersulit diri sendiri.


Jadi kawan-kawan semua, memrogram robot itu tidak mudah. Makanya perkembangan robotika kalah cepat dengan perkembangan telekomunikasi. Hanya orang-orang kurang kerjaan saja seperti saya bertekun di bidang robotika.

Read more...
separador

PeNgeTahuan Tentang latex..

Dari perbincangan di milis itb@itb.ac.id, saya mendapat informasi mengenai LaTex dan aplikasi web. Aku belum bisa bahasa LaTex karena terlalu "enjoy" dengan mengetik menggunakan Microsoft Word dan Microsoft Equation di dalamnya. Mau belajar, kaga pernah sempat, euy.


Aku sudah memasang aplikasi LaTex di Facebook milikku. Tapi semua garing sekali karena aku baru mencoba membuat pi dan dot, sesuai template dari aplikasi LaTex di Facebook.


Sebetulnya aku juga sudah pasang MikTex 2.7 di Laptop tercintaku, namun seperti tadi yang sudah kusebut, aku terlalu malas untuk belajar LaTex.


Kembali lagi tentang aplikasi web dan LaTex, aku sudah pernah mencoba SciGen, hasil karya iseng beberapa mahasiswa di MIT. SciGen ini bisa meng-"generate" karya ilmiah secara acak. Paper ini bisa dikirim ke seminar atau konferensi abal-abal. SciGen juga punya blogs, lho. SciGen ini menggunakan aplikasi Perl, LaTex/BibTex, Gnuplot, dan GraphViz.
Info lebih lanjut, bisa klik website di bawah ini.
http://pdos.csail.mit.edu/scigen/ (tentang SciGen)
http://pdos.csail.mit.edu/scigen/blog/ (Scigen Blog)


Lalu dari diskusi milis ITB yang tadi, ada info lain mengenai aplikasi web vs. LaTex.
http://html2latex.sourceforge.net/ (dari HTML ke LaTex)
http://en.wikipedia.org/wiki/LaTeX2HTML (dari LaTex ke HTML)


Yang paling penting buat para blogger di wordpress adalah LaTex bisa jalan di sana. Contohnya di blog milik Terence Tao dari UCLA. Wordpress juga menyediakan petunjuk penggunaan LaTex di Wordpress. Yah, silahkan lihat websites ini.
http://terrytao.wordpress.com/ (Blog Terence Tao dari UCLA)
http://support.wordpress.com/latex/ (Latex Support di Wordpress)

Read more...
separador

Live music


Followers